BAHAYA
TERORIS DI INDONESIA
Ana
Maryani
Mahasiswi
STAIN Jurai Siwo Metro
Terorisme adalah
serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror
terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi
terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang
selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga
sipil.
Timbulnya teroris sebagian besar diakibatkan karena adanya
ketidakadilan, balas dendam atau ringkasnya adalah adanya konflik-konflik
kepentingan antara pihak-pihak yang berinteraksi baik dalam perorangan,organisasi,
pemerintahan, atau negara. Jadi adanya teroris pada umunya disebabkan adanya
konflik-konflik kepentingan antara pihak-pihak. Jadi teroris disebabkan adanya
konflik yang menajam, yang kemudian terjabar dalam kondisi kriminal. Dengan titik
balik yang mengandung perubahan yang menentukan bagi pihak-pihak yang
berkonflik, adalah suatu krisis. Manajemen
krisis mengenai titik balik yang di dalamnya terkandung potensi
perubahan yang menentukan, pemahaman terhadapnya hanya dapat dilakukan, jika
orang berfikir strategi. Karena krisis adalah dijelang suatu perubahan yang
menentukan, maka berfikir strategi adalah berfikir dalam kerangka perubahan.
Kerangka berfikir tersebut dipandang penting karena setiap aktivitas teroris
tujuannya adalah mengkhendaki perubahan.
Faktor penyebab
munculnya aksi teroris tidak dapat
dicegah Mudah mendapat calon anggota teroris dan proses perekrutan juga relatif
mudah. Teroris biayanya sangat murah karena organisasinya sangat kecil dan
fleksibel walaupun jaringannya beskala internasional.Hasil kegiatan teroris
cepat dapat diperoleh.Hasil kegiatan teroris yang spektakulerakan meningkatkan
moral anggota teroris.
Di Indonesia sebenarnya sudah banyak sekali teroris, yang bertujuan
untuk menghancurkan Indonesia. Bahkan yang secara perlahanpun sudah terlihat di
Indonesia, seperti contohnya narkoba dan sejenisnya sudah tersebr luas di
Indonesia dari kalangan artis dan warga biasa sudah banyak yang terkena
narkoba. Dapat kita lihat bahwa sebenarnya narkoba adalah sebagian dari rencana
teroris untuk secara perlahan menghancurkan Indonesia. Banyaknya warga
Indonesia ini mengikuti budaya Barat, sudah terlalu banyak penerus bangsa di
Indonesia ini yang hancur akibat pergaulan yang berlebihan. Belum lama ini
terjadi penyerangan teroris di Jakarta, banyak korban jiwa dan banyak kerusakan
yang terjadi.
Maka dari itu
hendanya kita seagai warga Indonesia menjauhi pola pemikiran barat dalam
pendefinisian teroris, dan seharusnya kita menjauhi hal-hal yang sudah jelas
tidak benar dan membahayakan seperti narkoba dan pergaulan bebas yang secara
tidak langsung dengan cara demikian Indonesia akan di hancuran secara pelahan.
Kita sebagai penerus bangsa tentunya sudah tau mana hal-hal yang baik dan
hal-hal yang merusak, kita sebagai penerus bangsa harus berupaya untuk melawan
teroris yang secara langsung maupun secara tidak langsung atau secara perlahan.
Contoh dan langkah perlawanan teroris yang di usulkan oleh prancis:
Langkah yang diusulkan oleh Prancis tersebut meminta seluruh negara
anggota PBB untuk menggandakan dan mengoordinasikan usaha mereka untuk mencegah
dan menekan serangan teroris yang dilakukan oleh kelompok bersenjata ISIS dan
kelompok ekstremis lain yang berhubungan dengan Al-Qaeda.Presiden Prancis
Francois Hollande menyambut baik keputusan tersebut, mengatakan resolusi
tersebut akan membantu menggerakkan negara-negara untuk menghancurkan kelompok
bersenjata ISIS yang mengaku berada dibalik serangan di Paris.Menteri Luar
Negeri Laurent Fabius mengatakan para negara sebaiknya mencari cara untuk
menghentikan pertempuran, baik dengan langkah militer, pencarian solusi politik
atau melawan secara finansial.Rancangan resolusi Prancis tersebut tidak
memberikan dasar resmi untuk langkah militer dan tidak menyinggung bab tujuh
dari Piagam PBB yang mengizinkan penggunaan angkatan bersenjata.Diplomat
Prancis mengatakan mereka akan memberikan bantuan politik internasional untuk
kampanye anti kelompok bersenjata ISIS yang telah melonjak sejak serangan di
Paris minggu lalu.“Resolusi tersebut merupakan sebuah pengakuan internasional
atas ancaman yang diberikan kelompok bersenjata ISIS.”
Ujar Duta Besar Inggris Matthew Rycroft yang menjadi pemimpin Dewan
bulan ini. Duta dari Inggris tersebut menyebutnya sebagai panggilan untuk
bertindak kepada negara-negara anggota untuk bergabung dalam usaha
internasional untuk mengalahkan kelompok bersenjata ISIS. Langkah tersebut
meminta para negara anggota yang berkemampuan untuk menggunakan seluruh langkah
yang dibutuhkan, berdasarkan hukum internasional terhadap wilayah yang dikuasai
di Suriah dan Irak. Daya tarik politik Duta Besar Rusia Vitaly Churkin
menekankan bahwa resolusi tersebut merupakan sebuah daya tarik politik dan
tidak merubah dasar resmi untuk negara yang melawan terorisme.Tawaran Prancis
untuk dukungan PBB datang setelah Rusia memberikan rancangan resolusi terpisah
yang meminta melawan kelompok ISIS dengan izin dari Suriah.
Dari contoh tersebut dpat kita lihat bahwa banyak nya teroris yang
sudah masuk di Indonesia dan apabila tidak segera di atasin untuk perlawannan
maka akan sangat berbahaya, kelompok bersenjata ISIS apabila tidak segera
diatasi maka akan berdampak sangat buruk bagi nega kita. Sebagai penerus bangsa
kita harus berpartisipasi dengan semua hal yang sudah terjadi di Indonesia ini.
Walaupun tidak membantu secara langsung melawan teroris kita dapat
berpasrtisipasi untuk menjauhi jajahan teroris seperti pergaulan yang akan
merusak masa depan.
Dan yang tak kalah penting bagi kita sebagai orang-orang yang mencintai
kedamaian adalah tugas untuk menerangkan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia
sangat dan sangat mengutuk tindak terorisme. Karena Indonesia adalah negara
perdamaian dan toleransi yang memerintahkan individu kepada rasa kasih sayang
dan keadilan. Indonesia memerintahkan
kasih sayang, kemurahan hati dan kedamaian. Teror, di sisi lain, adalah
berlawanan dari Negara kejam, tanpa belas kasihan dan menumpahkan darah dan
penderitaan. Ini yang menjadi perkara, asal mula dari tindakan terorisme harus
dicari dalam ketidakpercayaan bukannya di dalam Negara.

